{"id":908,"date":"2026-05-06T05:25:48","date_gmt":"2026-05-06T05:25:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/?p=908"},"modified":"2026-05-06T05:25:48","modified_gmt":"2026-05-06T05:25:48","slug":"lingkungan-tercemar-bau-diduga-dari-ptpn-7-pewa-resahkan-tiga-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/?p=908","title":{"rendered":"Lingkungan Tercemar? Bau Diduga dari PTPN 7 Pewa Resahkan Tiga Desa"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-909 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260506-WA0021-300x134.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"134\" srcset=\"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260506-WA0021-300x134.jpg 300w, https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260506-WA0021-1024x457.jpg 1024w, https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260506-WA0021-768x343.jpg 768w, https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260506-WA0021-1536x685.jpg 1536w, https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260506-WA0021.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Lampung Selatan, Radarsungkai \u2014 Keluhan warga Kecamatan Natar terhadap bau busuk menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pabrik karet PTPN 7 Regional 1 Pewa (Pematang Kiwah) kembali mencuat. Warga menyebut persoalan ini telah berlangsung puluhan tahun tanpa penanganan yang jelas.<\/p>\n<p>Keluhan disampaikan masyarakat dari sejumlah desa terdampak, di antaranya Desa Muara Putih, Desa Merak Batin, dan Desa Natar, pada Selasa (28\/4\/2026). Bau yang muncul pada waktu-waktu tertentu dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.<\/p>\n<p>\u201cBaunya menyengat dan sudah lama kami rasakan. Sampai sekarang belum ada perubahan,\u201d ujar salah satu warga Desa Natar yang enggan disebutkan namanya.<\/p>\n<p>Di tempat yang terpisah dari warga desa muara putih menyampaikan bahwa yang parah kalau sesudah hujan atau sesudah magrib itu baunya parah banget, ungkapnya.<\/p>\n<p>Dilanjutkan oleh warga Merak batin dusun citerep bahwa memang benar bau busuknya sangat menyengat parah kalau malam dan sesudah hujan,lanjutnya.<\/p>\n<p>Dugaan sumber bau mengarah pada aktivitas pengolahan karet di PTPN 7 Regional 1 Pewa yang berfokus pada produksi. Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait sumber bau maupun langkah konkret yang telah dilakukan untuk mengatasinya.<\/p>\n<p>Saat dikonfirmasi, awak media diterima oleh kepala gudang bernama Malgek serta petugas keamanan. Awak media kemudian diarahkan untuk menghubungi pihak lain bernama Arif.<\/p>\n<p>Dalam keterangannya, Arif menyampaikan bahwa pihak perusahaan menerima setiap keluhan masyarakat dan akan meneruskannya ke atasan.<\/p>\n<p>\u201cSemua yang datang menyampaikan keluhan kami terima dan akan kami sampaikan ke atasan. Untuk konfirmasi lebih lanjut soal bau limbah, silakan ke kantor regional di Kandir, dekat MBK,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut dinilai belum menjawab substansi persoalan yang telah berlangsung lama. Publik mempertanyakan sejauh mana tindak lanjut nyata yang telah dilakukan perusahaan terhadap keluhan warga yang berulang.<\/p>\n<p>Kondisi ini memunculkan desakan agar instansi terkait, khususnya dinas lingkungan hidup, segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk uji kualitas udara dan pengelolaan limbah.<\/p>\n<p>Jika dugaan tersebut terbukti, maka persoalan ini tidak hanya menyangkut kenyamanan lingkungan, tetapi juga berpotensi berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan hidup.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PTPN 7 Regional 1 Pewa belum memberikan keterangan resmi. Masyarakat berharap adanya transparansi serta langkah konkret agar persoalan yang telah berlangsung puluhan tahun ini tidak terus berlarut tanpa penyelesaian.(Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan, Radarsungkai \u2014 Keluhan warga Kecamatan Natar terhadap bau busuk menyengat yang diduga berasal&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,34],"tags":[],"class_list":["post-908","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","category-hukum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/908","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=908"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/908\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":910,"href":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/908\/revisions\/910"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=908"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=908"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.radarsungkai.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=908"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}