Hujan Sebentar Langsung Banjir, Proyek Pasar Tugu Jadi Sorotan Tajam

Lampung, Radarsungkai — Pedagang di Pasar Tugu mengeluhkan banjir yang kerap terjadi meski hujan baru berlangsung sebentar. Kondisi ini dinilai berbeda dari sebelumnya dan memicu pertanyaan terkait dampak pembangunan pasar terhadap sistem drainase.
“Sekarang hujan sebentar saja sudah banjir. Dulu tidak seperti ini,” ungkap sejumlah pedagang kepada awak media.
Keluhan tak hanya soal banjir. Para pedagang juga menyoroti kondisi bangunan pasar yang dinilai semakin sempit. Selain itu, muncul keberatan terkait biaya los yang disebut mencapai sekitar Rp1 juta dengan iuran bulanan Rp100 ribu.
“Tempatnya sempit, biaya juga cukup besar,” tegas salah satu pedagang.
Situasi ini memunculkan dugaan bahwa pembangunan pasar belum sepenuhnya memperhitungkan aspek kenyamanan dan infrastruktur pendukung, terutama sistem drainase. Jika tidak segera dibenahi, kondisi tersebut berpotensi merugikan pedagang sekaligus mengganggu aktivitas ekonomi di pasar.
Saat dikonfirmasi, pihak UPT Pasar melalui Iskandar menyampaikan bahwa pihaknya tengah berupaya mencari solusi atas persoalan banjir.
“Saya paling bisa jawab yang soal banjir. Mungkin lebih baik ke lokasi langsung, saya bersama rekan-rekan sedang mencari solusi mengatasi banjir. Terima kasih,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan ini telah menjadi perhatian pihak pengelola. Namun demikian, pedagang berharap langkah yang diambil tidak sekadar wacana, melainkan diikuti tindakan konkret dan cepat di lapangan.
Masyarakat kini menunggu solusi nyata, khususnya perbaikan drainase dan evaluasi pembangunan pasar, agar persoalan banjir tidak terus berulang setiap kali hujan turun.(Red)






